Perangkap Tuchydides dan Nasib Bangsa Indonesia

Oleh:

Jakartta, Kabar3.com - Ketika sebuah kekuatan baru muncul mengancam hegemoni kekuatan lama, seringkali terjadi perang.

Fenomena ini pertama kali diamati oleh sejarawan kuno Yunani, Thucydides. Dalam tulisannya dia mengatakan bahwa “penyebab terjadinya perang Yunani adalah kebangkitan Athena dan ketakutan Sparta bahwa kebangkitan itu mengancam Sparta”. Kala itu terjadi perang yang kemudian hampir membumihanguskan kebudayaan Yunani kuno.

Menurut peneliti Amerika Serikat Graham Allison, sejak akhir abad 15 tercatat ada 16 kasus dengan kondisi yang serupa dengan kejadian Athena dan Sparta. Kondisi yang dimaksud adalah ketika ada sebuah kekuatan baru yang muncul dan mengancam hegemoni kekuatan lama. Kondisi ini oleh Graham Allison kemudian disebut sebagai Perangkap Thucydides.

Dari 16 kasus yang tercatat, 12 diantaranya berakhir dengan perang besar. Artinya kemungkinan terjadinya perang dalam kondisi demikian adalah 75%. Lantas bagaimana dengan kondisi dunia sekarang?

Berbicara tentang kondisi dunia saat ini, semua orang tentu melihat perkembangan pesat negara Tiongkok. Kita mundur ke tahun 1978, 90% rakyat Tiongkok masih hidup di bawah batas 2 USD per hari. Kini 40 tahun kemudian, hanya 1% rakyat Tiongkok yang masih hidup miskin di bawah 2USD per hari. Tahun 1974, pendapatan domestik bruto (PDB) Tiongkok hanya setengah dari PDB Amerika Serikat. Tahun 2014, PDB kedua negara tersebut sudah setara. Dan proyeksi tahun 2024, diperkirakan PDB Tiongkok akan melampaui AS sebesar 1.5 kali lipatnya.

Berita Terkait

Leave a reply