Cincin Api dan PLTN

Laporan:

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, dalam kunjungan kerjanya bersama beberapa Rektor maupun Pimpinan Perguruan Tinggi ternama di tanah air, seperti ITB, UI, UGM, ITS, IPB, Undip dan Unud serta Tokoh masyarakat pada November 2018 yang lalu, ia meninjau langsung ke PLTN Fukushima Daiichi dan beberapa PLTN di Pantai Timur Jepang. 

"Kami memperoleh penjelasan dan kepastian bahwa musibah yang dialami oleh PLTN Fukushima Daiichi BUKAN disebabkan karena gempa dahsyat 9 SR, tapi karena tsunami yang terjadi setelah gempa. Tsunami telah menenggelamkan sistem pengaman karena tanggul pelindung yang dibangun kalah tinggi dengan terjangan tsunami,"jelasnya.

Dalam hal ini, PLTN terdekat yang letaknya lebih tinggi dengan serangan tsunami yang lebih kecil, faktanya tidak mengalami musibah, tetap berdiri tegak dan beroperasi tanpa ada keretakan dan kerusakan, meski kemudian dimatikan. 

Ketua Kaukus Nuklir Parlemen ini juga mangatakan bahwa Setelah musibah Fukushima, Pemerintah mematikan keseluruhan 42 Unit PLTNnya untuk dievaluasi. Kemudian Pemerintah Jepang mengeluarkan peraturan - peraturan baru untuk menyempurnakan  bahwa Sistem Pengamanan PLTN menjadi lebih baik menuju Zero Accident.  

Lalu, satu demi satu PLTNnya mulai dihidupkan kembali setelah melengkapi dan membangun sistem pengamanan yang labih canggih. Tidak sampai disitu, tantangan alam dijawab dengan Inovasi Teknologi. Manusia diciptakan oleh yang Maha Kuasa dengan akal pikiran dan kecerdasan. 

Berita Terkait

Leave a reply