Anggota Komisi VII DPR RI Menyapa Warga Pagutan, Kota Mataram

Laporan:

"Dalam berbagai forum dan rapat, untuk tujuan jangka panjang saya selalu mendorong segera diwujudkannya pembangunan Global Hub Kayangan di Lombok Utara yang diintegrasikan dengan Kilang Minyak dan prmbangunan smelter di Pulau Sumbawa,"ujarnya pada kabar3.com melalui pesan singkatnya.

Lebih lanjut ia juga menerangkan, jika terlaksana maka pembangunan Global Hub Kayangan dan Smelter diyakini akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di NTB, menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga putera puteri Lombok tidak lagi jauh-jauh ke negeri orang untuk mencari pekerjaan. 

Dalam hal ini, Global Hub Kayangan sangat tepat dibangun, karena tuntutan kebutuhan lintas perdagangan dunia, karena selat Lombok memiliki perairan yang sangat dalam sehingga memumingkinkan dilewati kapal-kapal raksasa, sementara lintas selat Malaka yang ada saat ini sudah cukup padat. Kilang minyak menjadi alasan tepat dibangun di Lombok karena jarak yang efisien untuk distribusi kepada calon konsumen. 

Politisi dari fraksi Nasdem itu menerangkan Jika tetap dibangun di Bontang maka ongkos angkut BBM menuju konsumen wilayah Indonesia Timur menjadi sangat mahal, belum lagi dari sisi keamanan, jika semua kilang terkonsentrasi di Bontang maka akan rawan jika kita berkonflik dengan negara lain, karena akan dengan mudah dilumpuhkan dengan sekali sasaran serang.

Demikian juga dengan smelter PT Freeport akan lebih tepat dibangun di Pulau Sumbawa daripada di Gresik, dengan alasan efisiensi ongkos angkut dari Freeport, karena jarak Pulau Sumbawa lebih dekat ke Papua daripada ke Gresik, belum lagi dari sisi kelayakan tanah, di Pulau Sumbawa adalah tanah asli pegunungan, sedangkan di Gresik adalah tanah urugan daerah pantai.

Berita Terkait

Leave a reply