Komisi X DPR RI Sesalkan Persoalan Penegakan Hak Cipta Tak Disinggung di Debat Capres

Jakarta, Kabar3.com, - Debat perdana pasangan capres-cawapres yang diadakan beberpa hari yang lalu, banyak mendapat kritik dari publik. Salah satunya terkait dengan materi debat yang tidak menyinggung soal penegakan hak cipta.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengkritik debat perdana capres-cawapres yang tidak menyinggung persoalan penegakan hukum hak cipta. Menurutnya sangat disayangkan hal tersebut tidak medapat perhatian dalam debat perdana

"Debat perdana capres-cawapres memberi pesan penting bahwa intelektual property tidak mendapat perhatian dari para pasangan calon. Saya benar-benar kaget," ujar Anang di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Padahal, kata Anang, persoalan penegakan cipta menjadi pokok masalah di sektor kreatif di Indonesia. Semestinya, paslon capres-cawapres memberi perhatian serius jika ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian di Indonesia. "Tapi saya menjadi paham, persoalan penegakan hak cipta tidak dijadikan materi debat, panyas saja UU Hak Cipta tidak jalan. Pantas saja, pelanggaran hak cipta masih marak," ujar Anang.

Musisi asal Jember ini juga mengkritik tentang tidak adanya komitmen para paslon capres-cawapres di persoalan penegakan hak cipta. "Saya jadi ragu komitmen calon presiden RI atas masa depan intelektual property di Indonesia. Para paslon capres hanya menjadikan seniman dan pekerja seni hanya sebagai pemanis etalase ruang politik saja, tidak lebih," kritik Anang.

Berita Terkait

Leave a reply