Pangudi Luhur Tidak Larut dan Terbawah Arus Politik

Oleh:

Ada kecenderungan mengalami penyusutan siswa dari semula 10 kelas menjadi 8 atau 7 kelas bahkan berkurang.

Pilihan sebagian kecil Alumni terhadap Jokowi tentu sangat tidak elok dan tidak menguntungkan karena Pak Jokowi tidak mungkin punya kemampuan untuk mempertahankan kuantitas siswa, apalagi Joko Widodo bukan siapa-siapa dalam hubungan secara emosional dengan Pengudi Luhur Jakarta yang terkenal dengan kekuatan alumni yang hebat.

Sekedar mengingatkan saja bahwa berbagai hasil survei telah menunjukkan bahwa Prabowo unggul di kalangan kaum terdidik dan kelas menegah yang rasional.

Pangudi Luhur diisi oleh rata-rata siswa yang berasal dari kalangan kaum berada dan elit dan terpelajar karena siswa yang berasal dari orang tua sederhana dan rakyat biasa lebih memilih Sekolah Negeri yang gratis.

Apalagi Sekolah Negeri dan Swasta lain juga mulai berkualitas.

Leave a reply