Sesuai Hukum, Berkas Tersangka Pemalsu Surat Tanah di Lampung Timur Senilai Rp80M Sudah P.21

Lampung, Kabar3.com - Kasus dugaan pemalsuan surat tanah yang sedang diteliti Kejaksaan Tinggi Lampung sesuai hukum harus telah P21, karena pelimpahan berkas berkara dari Polda Lampung ke Kejaksaan Tinggi Lampung sudah melebihi 14 hari, penyidikan dianggap telah selesai atau P21.

Berkas perkara tersangka dari Polda Lampung dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung pada 28 Januari 2019 dan hingga 14 Februari 2019 berkas tersebut belum dikembalikan ke Polda Lampung, akan tetapi kabar dari Jaksa ke para korban masih belum diperoleh kapan akan dilakukan rentut dan rencana pelimpahan perkara ke Pengadilan.

Menurut David Sihombing, kuasa hukum Suwardi Ibrahim salah satu korban  pemalsuan surat mengatakan hal mustahil jaksa melompati pasal. Apalagi jaksa yang meneliti perkara adalah jaksa senior dan mapan. David mengatakan sesuai Pasal 110 Ayat (4) KUHAP berbunyi “Penyidikan dianggap telah selesai apabila dalam waktu empat belas hari penuntut umum tidak mengembalikan hasil penyidikan.

“Tanya saja jaksa itu, yakin saya dah ada surat P21-nya, hanya saja mungkin di kepolisian ada kesulitan untuk menangkapnya, karena tersangka itu pernah beralasan sakit untuk tidak ditahan, tapi masih memimpin rapat warga baru-baru ini, “ ujar David Sihombing, Kamis (14/2/2019).

Ketika ditanyakan kepada David Sihombing mengenai apakah ada kemungkinan Jaksa sedang menunggu uang dari tersangka agar perkaranya di 86 (diselesaikan diam-diam) oleh para oknum, David menjawab sedikit kemungkinan karena hukumnya sudah jelas sesuai Pasal 110 Ayat (4) KUHAP yang haram untuk dilanggar.

Berita Terkait

Leave a reply