Bereaksi Atas Bahasan Pembebasan Lahan Debat Capres, HMI Bandar Lampung: ganti rugi lahan di Lamtim hingga saat ini tidak tuntas

Lampung, Kabar3.com - Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung Husni Mubarok, memberikan reaksi atas penyampaian Calon presiden nomor urut 01Jokowi yang mengatakan dalam pemerintahannya mengerjakan proyek infrastruktur tidak pernah terkendala masalah apapun, temasuk pernyataan Jokowi atas pembelian tanah masyarakat dengan harga yang cukup tinggi yang membuat tidak ada konflik.

Husni Mubarok mengatakan tidak setuju atas penyampaian Calon presiden nomor urut 01 itu, HMI akan menunjukkan fakta-fakta nyata yang akan diwujudkan dalam bentuk aksi turun ke jalan.

Di Lampung banyak contoh masalah besar pembebasan ganti rugi lahan, seperti halnya  carut-marut pembayaran Bendungan di Way Bekarang Desa Sumberrejo Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur, yang hingga saat ini tidak tuntas, bahkan meskipun dalam kasus itu sudah ada tersangka penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan surat, masih saja penanganannya sangat terkesan lambat, “ ujar Husni Mubarok dirilisnya kepada Kabar3.com, Senin (18/2)

Mubarok juga menyoroti surat tanah milik salah satu calon penerima ganti rugi atas nama Suwardi Ibahim sangat jelas berdasar, namun panitia pengadaan tanah masih belum membayarnya.

“Saya sering baca di media, sudah jelas ada surat tanah mereka, masih terkesan dipersulit, ini tidak lagi sekedar menyangkut harga, bahkan dugaan rencana penghilangan hak seseorang, penindasan hak semacam ini harus diperhatikan, keadilan harus didapatkan” ujar sang pelopor muda ini.  

Berita Terkait

Leave a reply