Indonesia Membutuhkan PLTN, guna Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi dan Industrialisasi

Laporan:

Anggota Komisi VII DPR RI ini juga menjelaskan jika ingin menjadi negara industri maju dengan income diatas $20.000/capita ditahun 2045 setelah 100 tahun kita merdeka, kita harus mambangun setidaknya sekitar 240.000 MW pembangkit listrik baru. Sasaran ini tidak bisa tercapai tanpa adanya PLTN. 

Pada faktanya, terlebih trend dunia kedepan  menuju udara dan lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat dimana penggunaan kendaraan listrik tanpa asap akan meluas. 

Dalam hal ini Sumber energi fossil (batubara dan migas) disamping suatu saat akan habis juga merupakan jenis sumber energi  yang banyak mengasilkan CO2, SOx, NOx dan debu sehingga prosentase share nya terhadap Bauran Energi ( Energy Mix) national harus dikurangi dari sekitat 60% saat ini menjadi sekitar 30% pada tahun 2045. 

Dalam hal ini, Pentingnya Pengembangan sumber energi bersih dari EBT (nuklir, matahari, angin, panas bumi, bio gas, bio fuel, arus laut, dll)  perlu adanya payung hukum yang dapat memberikan kepastian.  

Ia juga berharap agar DPR RI bersama Pemerintah, siapapun kelak yang menjadi pemimpin bangsa,  agar dapat mempercepat lahirnya UU EBT dimana PLTN menjadi bagian dari Sistem Kelistrikan Nasional guna mempercepat negara besar ini menjadi negara industri maju dengan sumber energi yang bersih, stabil, aman dan murah.

Berita Terkait

Leave a reply