Demi Efisiensi dan Lahirnya Pusat Pertumbuan Ekonomi, Smelter Harus Berpusat DI NTB

Laporan:

Jakarta, Kabar3,-Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke rencana lokasi pembangunan smelter Freeport di Gersik.

Menurutnya ia memiliki pandangan berbeda dengan Pemerintah maupun Freeport terkait lokasi smelter.

"Jika Freeport membangun Smelter di Gersik, ini tidak efisien secara nasional karena biayanya akan sangat mahal,"ujarnya pada kabar3.com melalui pesan singkatnya. Jumaat (3/5/19)

Selain itu ia juga mengingatkan bahwa, lokasi tempat yang akan dibangunnya smelter di Gersik nyatanya merupakan tanah reklamasi yang harus dipadatkan dengan menambah tanah setinggi tujuh meter kemudian dipres menjadi tiga meter diarea sekitar 250 ha, kemudian harus dikeluarkan air yang ada dibawah tanah dengan membor ratusan lobang. 

"Hal Ini biayanya akan sangat mahal, hal yang pasti akan mengurangi Penerimaan Pajak dan PNBP Penerintah Pusat. Nantinya akan diolah atau dimurnikan oleh Smelter Freeport ini adalah Konsentrat produksi Tambang Freeport. Ongkos angkut konsentrat dari Papua ke Gersik selama usia smelter sekitar 50 tahun akan mahal karena jaraknya jauh, jika dibanding dengan jarak Papua ke Kabupaten Sumbawa Barat,"terangnya

Berita Terkait

Leave a reply