Ketika Kim Jong-Un 'Nyoblos' dan Rakyat Tak Berani Golput..

KCNA juga menginformasikan bahwa hanya mereka yang berada di luar negeri "untuk kepentingan negara atau sedang bekerja di lautan" yang tidak dapat memberikan hak pilihnya. Sedangkan, warga yang sedang sakit atau bermasalah dengan faktor usia masih dapat berpartisipasi dengan memberikan hak pilih mereka melalui kotak suara bergerak.

Negara terisolasi di dunia itu secara rutin menggelar pemilu saban empat tahun sekali guna memilih perwakilan rakyat di tingkat provinsi, kota dan kabupaten. Biasanya, 99 persen pemilih di negara partai tunggal itu berpartisipasi dalam jajak pendapat dan hampir semua yang berpartisipasi itu akan memberikan suara "ya" bagi kandidat satu-satunya.

Adapun Kim Jong-un sendiri sempat mencalonkan diri pada 2014 lalu sebagai Majelis Rakyat Tertinggi dan berhasil memperoleh 100 persen suara dari rakyatnya.






Leave a reply